Venezuela berhasil mendapatkan kesepakatan mengenai minyak

Venezuela berhasil mendapatkan kesepakatan mengenai minyak

Beberapa waktu lalu, presiden Venezuela melakukan kunjungan ke negara Cina. Beliau mengatakan bahwa negaranya memiliki suatu komitmen yang baru dengan negara Cina tentang pendanaan industri minyak yang terjadi di masa krisis yang tengah dihadapi oleh Venezuela.

Seperti diketahui, produksi minyak menjadi salah satu penyumbang utama dalam pendapatan di negara Venezuela. Namun hal ini telah jatuh selama tiga dekade terakhir dan berada di level terendah negara mereka. Kini terdapat komitmen pembiayaan untuk membantu meningkatkan produksi minyak di Venezuela, selain itu juga untuk meningkatkan produksi emas. Investasi yang dilakukan Cina pagar lebih dari 500 proyek pembangunan di Venezuela juga membantu pembiayaan pada negara Venezuela.

Maduro sendiri melakukan kunjungan ke negara China untuk memperoleh bantuan dengan tujuh ekonomi di negara yang tengah runtuh tersebut. Kedatangannya disambut dengan baik oleh presiden China dan mereka menghadiri pertemuan China development bank serta China national petroleum corporation.

Sebagai sumber informasi, penyesuayan sendiri sudah menerima kurang lebih 50 M dolar Amerika Serikat dan negara Cina. Venezuela juga masih memiliki utang sekitar 20 M dolar Amerika Serikat. Pembayaran pembayaran utang tersebut dilakukan dengan cara mengirimkan minyak kepada negara Cina.

Utang tersebut tidak turut dibicarakan dalam pertemuan yang mereka lakukan. Namun Cina memberikan tawaran baru untuk membantu memberikan pinjaman sebesar 5M dolar Amerika Serikat. Produksi minyak mentah dari negara Venezuela yang menjadi penyumbang 96% pendapatan dari negara Venezuela ini turun pada Agustus lalu. Turunnya ini menjadi salah satu titik terendah Venezuela dalam tiga dekade belakangan, kecuali di tahun 2002 hingga 2003. Permintaan Maduro untuk devaluasi mata uang nasional ini dilakukan untuk menghentikan kehancuran ekonomi serta hiper inflasi yang mereka alami di negara Venezuela.

Dana moneter internasional, melakukan bereaksi terhadap laju inflasi yang terjadi di negara Venezuela di akhir tahun bisa mencapai angka 1000000%. Kurang lebih 1,6 Juta penduduk di negara Venezuela mengalami kekurangan obatobatan serta kekurangan dan tangan. Sebagian besar mereka akhirnya memilih untuk meninggalkan negara Venezuela tersebut sejak 2015 lalu dan berpindah ke negara Amerika.

Cari tahu juga : krisis Venezuela Melejit , harga kopi 2,5 jt Bolivar

Hingga saat ini, presiden Venezuela terus melakukan upaya upaya agar ekonomi di negara mereka dapat terus terkendali dan juga inflasi yang terjadi bisa segera diturunkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah masyarakat Venezuela meninggalkan negara tersebut. Dengan demikian, kadone di negara Venezuela dapat lebih kondusif dan juga lebih layak tinggal. Hal ini juga dapat kembali mengangkat perekonomian di negara Tersebut. Hingga saat ini langkah yang dilakukan oleh pemerintah Venezuela deh melakukan pinjaman pinjaman ke negara yang memiliki modal besar, seperti Cina. Ini dilakukan untuk menjaga perekonomian agar tidak terlalu jatuh sambil mencari langkah langkah yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *